Jakarta, 8 April 2026 — Dalam upaya memperkuat sistem keselamatan wisata tirta nasional serta mendukung program pemerintah di sektor pariwisata yang aman dan berkelanjutan, Balawista Nasional sukses menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Balawista pada 6–8 April 2026 di Jakarta.

Kegiatan yang sepenuhnya didukung oleh Pemerintah Provinsi DK Jakarta Melalui Pusat Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Provinsi DK Jakarta ini menjadi bagian strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) keselamatan wisata air yang profesional, terstandar, dan siap menghadapi dinamika risiko di lapangan. Puluhan peserta dari berbagai daerah di Jakarta hadir, mewakili unsur penjaga pantai, pengelola destinasi wisata, lembaga pemerintah hingga relawan dan kelompok masyarakat.

Pelatihan dirancang secara komprehensif dengan pendekatan berbasis kompetensi (competency-based training), mengintegrasikan materi teori dan praktik lapangan. Kurikulum mencakup teknik penyelamatan, pertolongan pertama gawat darurat (PPGD), penggunaan peralatan keselamatan modern, serta manajemen risiko berbasis standar operasional prosedur (SOP) sesuai standar kompetensi kerja nasional indonesia 266 tahun 2023.

Ketua Balawista Nasional Ade Ervin S.H,.M.H dalam keterangannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam menciptakan destinasi wisata yang aman, tertib, dan berstandar internasional, oleh karena itu kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Daerah Khusus Provinsi Jakarta melalui Kepala Pusat Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif P4Ekraf pada Dinas Pariwisata Provinsi Jakarta yang telah mendukung dan memfasiltasi seluruh rangkaian kegiatan hingga berjalan dengan lancar.

“Balawista Nasional hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam memastikan keselamatan wisatawan. Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, kami menegaskan komitmen untuk menghadirkan personel yang profesional, responsif, dan memiliki kompetensi terukur,” ujarnya.

Selama pelaksanaan, peserta menjalani berbagai skenario simulasi berisiko tinggi, mulai dari penanganan korban tenggelam, evakuasi cepat di kondisi darurat, hingga koordinasi tim terpadu dalam operasi penyelamatan. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan uji kompetensi ketat sebagai bagian dari proses sertifikasi resmi, guna memastikan setiap peserta memenuhi standar kelulusan yang ditetapkan.

Kegiatan ini juga menjadi langkah konkret dalam mendukung peningkatan kualitas layanan keselamatan di destinasi wisata, khususnya menjelang momentum libur panjang yang identik dengan lonjakan kunjungan wisatawan.

Dengan terselenggaranya pelatihan dan sertifikasi ini, Balawista Nasional tidak hanya memperkuat kapasitas internal, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap agenda pemerintah dalam membangun ekosistem pariwisata yang aman, nyaman, dan berdaya saing tinggi.

Balawista Nasional mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah, pengelola destinasi, maupun masyarakat, untuk terus bersinergi dalam menanamkan budaya sadar keselamatan demi terwujudnya pariwisata Indonesia yang berkualitas dan berkelanjutan. 

Jadilah bagian tim Balawista Nasional dengan menghubungi 087772000080