Pangandaran 14/04/2026— Dalam upaya meningkatkan standar keselamatan wisata bahari, Balawista Jabar dan Pangandaran  laksanakan kegiatan pelatihan pemandu keselamatan wisata tirta pada profesi pemandu wisata paddle board, kegiatan ini secara resmi diselenggarakan di kawasan pesisir Kabupaten Pangandaran pada tanggal 14 s/d 16 april 2025.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 27 peserta dari para pemandu paddle board profesional yang ada di kabupaten pangandaran, Riyan Frastafa salah satu Instruktur pada Pusdiklat Balawista Nasional yang melaksanakan kegiatan pelatihan menyampaikan bahwa peserta adalah para pemandu wisata paddle board profesional yang ada dikabupaten pangandaran, dan para peserta sangat antusias mengikuti materi pelatihan yang disampaikan oleh para instruktur, dan kegiatan pelatihan ini dilaksanakan secara mandiri oleh para pemandu paddle board serta tidak menggunakan anggaran pemerintah daerah. Setelah para peserta ini terlatih dan mendapatkan sertifikat pelatihan dan sertifikat kompetensi mereka akan bertugas mendampingi wisatawan dalam aktivitas paddle board, salah satu olahraga air yang kini semakin diminati dikabupaten pangandaran.

Pelatihan difokuskan pada:
✔️ Teknik dasar dan lanjutan paddle board
✔️ Prosedur keselamatan wisata tirta
✔️ Penanganan kondisi darurat di perairan dan CPR
✔️ Simulasi penyelamatan korban menggunakan paddle board

Instruktur menekankan bahwa seorang pemandu paddle board tidak hanya dituntut mahir secara teknis, tetapi juga harus memiliki kepekaan terhadap kondisi lingkungan laut serta kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat.

Dalam sesi praktik, peserta menjalani simulasi evakuasi korban di tengah perairan, dengan sesuai standar kompetensi kerja nasional indonesia nomor 266 tahun 2023  yang mengutamakan kecepatan, ketepatan, dan keselamatan.

Sementara itu, Ketua Umum Balawista Nasional Ade Ervin SH,.M.H menyampaikan bahwa Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan pariwisata yang aman, profesional, dan berkelanjutan di Kabupaten Pangandaran, dan sebagai dukungan dalam pemenuhan kewajiban yang diamanatkan dalam peraturan menteri pariwisata republik indonesia nomor 6 Tahun 2025 khususnya pada kategori jenis aktivitas usaha wisata tirta lainnya.

“Keselamatan wisatawan adalah prioritas utama. Pemandu Keselamatan Wisata Tirta harus siap dalam segala kondisi,” tegas Ade Ervin.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan seluruh pemandu wisata tirta, khususnya paddle board, mampu memberikan rasa aman dan pengalaman terbaik bagi wisatawan yang berkunjung kabupaten pangandaran.